Rabu, 29 Desember 2010

Love Nature

I love flower..especially orchids...


blue mountain...rice field....fresh air...

very lovely...right?

my hometown...it's very beautiful, right....i love green too...

garut....i love west java..hehhehhe

and garut again......

oh my....very silent....

always love nature......green...blue....

totally...love nature....

Catch......

tangkapan lensaku...tertuju suasana kaki lima...sekedar memanjakan cacing di perut...
menunggu...tak pernah bosan..demi anak dan istri...sabar...selalu sabar...

Renungan Sore

Bismillahirrahmanirrahim

rabbana hablana min azwajina wa zuriatina qurrata a'yuni wa aj'alna lil muttaqina imama. bismillahi tawakaltu alALLAH, lahaulawala quata illa billa hiil aliyul azim...

wahai TUHANku, sesungguhnya aku serahkan perihal jodoh pertemuanku, ajal mautku di tangan mu wahai ZAT yang sempurna. yang terbaik di sisimu adalah yang terbaik disisiku kerana ENGKAU maha mengetahui sedang aku tidak mengetahui. jadikan bagiku isteri yang solehah, zuriat yang soleh, matikan kami dalam nikmat iman dan nikmat Islam. jangan ENGKAU tarik kembali setelah kami diberi hidayah wahai TUHAN yang penyayang.


Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku, seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu, seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau, seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak dan tidak hanya otak yang cerdas, seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku, seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasehatiku ketika aku berbuat salah


Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku, seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi, seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Aku juga meminta, buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga, berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: “Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat, dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.

Amin....

Sabtu, 06 November 2010

Mengapa Wanita Menangis?

“Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?”
 

Tuhan berkata: “Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk
memberikan kenyamanan “

“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak- anaknya “

“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh “

“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya “

“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya “

“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu”

“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan.”

“Kau tahu: Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.”

“Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.”

Sumber : kafemuslimah

Sabtu, 30 Oktober 2010

Menghapus Sesal

DOA PENAWAR HATI YANG DUKA

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.

“Ya Allah! Sesungguhnya aku ada-lah hambaMu, anak hambaMu (Adam) dan anak hamba perempuanMu (Hawa). Ubun-ubunku di tanganMu, keputusan-Mu berlaku padaku, qadhaMu kepadaku adalah adil. Aku mohon kepadaMu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diriMu, yang Engkau turunkan dalam kitabMu, Eng-kau ajarkan kepada seseorang dari makhlukMu atau yang Engkau khusus-kan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisiMu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.” (HR. Ahmad 1/391. Menurut pendapat Al-Albani, hadits tersebut adalah sahih.)

Bahagia tak akan sempurna tanpa duka, manis tak akan pernah terasa tanpa tahu rasa pahit, gelap tak akan lengkap tanpa ada terang....
SEMUA hamba ALLAH memiliki masalah, dengan porsi yang berbeda tentunya, dengan jalan keluar yang beda pula.
sebernanya itu adalah nasihat buat diri sendiri, yang selalu memilik pertanyaan dalam hati, "Mengapa Allah memberikan musibah, duka, kesedihan, kegagalan, luka pada saya?" Hati  kecil lainnya berkata bahwa Allah punya rencana indah buat saya di depan sana, Allah ingin saya lebih dekat padaNya. Ketika tanpa sadar saya telah melakukan sebuah kesalahan ( menyadarinya saat telah terjadi), dalam benak bertanya " Mengapa Allah membiarkan saya melakukan sebuah kesalahan? " Saya kecewa, menyesal dan merasa bersalah, dan selalu menyalahkan diri :(. Tetapi ayah saya pernah berkata bahawa, Allah tidak akan memberikan cobaan diluar kemampuan umatNya, insyaAllah saya mampu melewati ini semua. Amin. Allah pasti ingin saya mendekatkan diri padaNYa, dan lebih dekat lagi, dan mungkin cara ini cukup efektif, walau sebenarnya bukan disaat seperti ini Allah ingin saya dekat, tetapi di saat bahagia juga. ^_^
Nah sekedar menghibur diri dari kesedihan, sesekali melihat sekeliling, masih ada yang tidak seberuntung saya, masih ada yang lebih luka, masih ada yang lebih berduka, tapi jangan keseringan juga kan, nanti gak punya harapan. :D
saat ini saya boleh sedih dan kecewa, tapi besok pagi saya harus bersemangat dan ceria kembali. Ambil hikmah dari semua kejadian dalam kehidupan ini, karena hidup adalah kotak misteri yang harus kita singkapkan rahasianya.

SEMANGAT ^_^ Selamat Malam Minggu Rekan-Rekan

big hug for my mommy and Daddy, kiss for my brother and sister....

11.15 P.M
30.10.2010 ^_^

Selasa, 18 Mei 2010

There's no me without you.....

dedicated for my mom...

^_^..tak ada yang kata lagi yang bisa terungkap selain ucapan terima kasih tulus...
kasih sayang tak bisa terbayar...
selalu ada kata maaf dari mulutnya..baik kecil maupun besar kesalahan itu...
selalu ada pelukan hangat di setiap suka dan duka...
selalu ada ketulusan di setiap keputusan nya...walau itu menyakitkan...
selalu ada bahu tuk bersandar di setiap duka lara...
selalu ada dia di manapun....di setiap waktu ku....di dalam hatiku...di dasar hatiku....
di setiap detak jantungku...di setiap desah nafasku....dia ada....

Rabu, 07 April 2010

KISAH PRIA DAN WANITA

Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta
telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus
menciptakan wanita.

Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk
menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia
mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang
rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah,
sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.

Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu
dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan
bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari
burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita
dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya
tidak merana dan kesepian seorang diri.

Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,
ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.
Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang
untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup
dengannya’.

‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu
kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku
memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.

Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu
memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak
enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,
kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan
menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja
kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk
disentuh. Aku suka akan senyumannya.

Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.
Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali
kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan
berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak
lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak
tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.
Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.

Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.
Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa
yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga
tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti
hidup ini?’.

‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima
perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi
kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan


(sumber: ....maaf lupa)